Fenomena Terkampret (part 2)

Seiring waktu yang terus berjalan, dan seiring kamu yang terus kurindukan, banyak dari kita pasti sudah mengalami kejadian - kejadian unik mulai dari non mistik sampai mistik. Salah satu kejadian yang akan paling dikenang dan sering menimpa ke semua rakyat di muka bumi ini, ya, tidak lain tidak bukan adalah Fenomena Terkampret. Suatu fenomena yang menghinggapi diri kita sampe - sampe kita spontan ngomong, "kampret, kok bisa - bisanya sih".

Lanjutan dari fenomena - fenomena yang udah gue bahas di posting-an terdahulu (Baca: Fenomena Terkampret), kali ini gue bakal ngebahas kejadian - kejadian lain yang gak kalah kampretnya sama yang sebelumnya.

1. Hujan


Cerita dimulai ketika Baskoro, bukan nama sebenarnya, sedang merencanakan nge-date malem mingguan sama si doi, Yuksri. Hati Baskoro berbuncah - buncah mengetahui bahwa malam ini adalah malam 7 harian doi dengan gebetannya. Tak sabar, di siang yang cukup terik, Baskoro menelepon Yuksri untuk mengajak bersiap - siap agar sore harinya bisa langsung pergi. Ketika sore tiba, Baskoro yang saat itu sedang memakai baju barunya kaget setengah mati, Baskoro kaget bahwa cuaca yang tadi siang sangat panas berubah menjadi mendung, tanda turun hujan akan tiba. Namun, Baskoro tetap berbesar hati. Untuk cinta kepada Yuksri, hujan badai akan dilewati. Sesaat setelah menyalakan motornya, geluduk menyerang kompleknya. Hujan dan angin bergabung menjadi satu. Ibu dari Baskoro lantas kemudian melarang Baskoro untuk pergi. Apa daya, Baskoro yang punya penyakit masuk angin akut tidak jadi pergi. Lantas, ia menelepon Yuksri dengan perasaan sedih. Yuksri, yang merupakan seorang yang percaya mitos, langsung bicara ke Baskoro bahwa ia mau putus dengan Baskoro. Yuksri percaya bahwa alam tidak merestui hubungan mereka yang sudah sampai tujuh harian tersebut.

Kesel gak sih lo, ketika udah rapih - rapih mau berangkat ke suatu tempat terus tiba - tiba negara ujan menyerang. Tadinya yang udah semangat pengen pergi jadi ga jadi berangkat gara - gara ujan. Kalo misalkan masih tetep mau pergi ya paling enak kalo punya mobil, lah kalo ga punya. Makin harus berjuang lagi aja buat pergi. Mulai dari nyiapin payung, jas ujan. Kena cipratan kalo lo naek motor.  Namanya juga kejadian, pasti ada pro kontranya. Kontra buat orang - orang yang emang sengaja mau pergi. Ujan menjadi penghambat bagi kepergian mereka. Buat yang pro, hujan adalah anugerah bagi mereka. Mereka yang haus akan air, haus akan udara yang adem, dan yang terakhir haus akan kasih sayang. Kampret sih, yah tapi mau gimana lagi. Toh alam sedang berkehendak. Yang bisa kita lakuin cuma menikmatinya.

2. Balas SMS


Celenting....Bunyi hape Suroto memecah suasana kamarnya yang sepi. Suroto, pemuda 18 tahunan, merasa sedang asik - asiknya pedekate sama Sundari. Setiap malam pasti Suroto selalu menanyakan Sundari perihal kegiatan - kegiatan yang telah dijalani Sundari pada hari itu. Boleh dibilang, Suroto cinta mati dengan Sundari sejak pertemuannya dengan Sundari di toko konter pulsa 2 bulan silam. Sedetik setelah balasan "iya" dari Sundari, Suroto langsung membalas pesan singkat dengan panjang hampir dua essay. Tak lama, sekitar dua harian, Sundari membalas pesan Suroto dengan "ok". Hanya dua kata yang mampu Sundari curahkan untuk Suroto. Bagi Suroto, balasan dari Sundari menandakan kesederhanaan cinta Sundari kepada dirinya. Cinta yang diidam - idamkan bagi setiap orang bukan?

Sedih gak sih kalo lo lagi butuh sama seseorang atau lo lagi pedekate sama gebetan tapi direspon ala kadarnya. Emang sih ada sebagian orang yang emang sibuk jadi agak lama bales - balesin sms yang dia dapet. Nah kalo ada orang, udah lama banget balesnya ditambah kata - kata yang dia kirim ga niat banget macem "oke deh", "hahaha", "oh gitu", dan kata singkat lainnya. Kampret memang. Saran gue nih yah buat yang sedang ngegebet, mending mundur terhormat aja deh kalo udah ada tanda - tanda kaya gitu. Cari yang bisa menghargai lo. #curhatanjomblobijak #jomblosokmemotivasi #tetapjomblo

3. Tugas dan Mati Lampu



Kamis malam, telepon berdering. Kriiingggg. Suparjo mengangkat, kemudian berbicara sembari menolak ajakan temannya, Rajo. Suparjo ternyata diajak oleh Rajo untuk hang out ke kampung sebelah. Alasan penolakan yang dilakukan Suparjo terbilang sederhana. Tugas. Suparjo tidak akan membuat tugasnya terbengkalai lagi setelah sebulan menunda - nunda tugasnya akibat selalu bermain dengan Rajo. Tepat malam itu, Suparjo harus mengumpulkan tugas tersebut kalau tidak Suparjo tidak bisa naik kelas lagi. Sedang asik - asiknya ngerjain tugas, suasana malam yang tadinya dihinggapi suasana semilir angin yang melambai kini berubah menjadi angin yang menampar setiap benda yang dilewatinya. Suasana malam itu menjadi riuh karena diluar sedang hujan lebat. Suparjo menghiraukan apa yang sedang terjadi di luar, dia sedang fokus untuk mengerjakan tugasnya sampai kelar. Hingga suatu waktu, bunyi gelegar petir menggelegar. Satu menit kemudian. Deg. Jantung Suparjo berhenti sesaat menyaksikan gelapnya ruangan. Mati listrik dan mati pula komputer yang sedang dipakai Suparjo untuk mengerjakan tugasnya. Satu kalimat yang ada di pikiran Suparjo, "matilah awak pula ini". 

Kalo udah begitu, kelar udah idup lo, men. Gue pernah sekali kejadian kaya gini, rasanya nyesek abis. Disaat lo hampir nyelesaiin tugas yang udah lo buat, tiba - tiba PLN tanpa merasa berdosa, matiin listrik setengah komplek. Bayangin men SETENGAH KOMPLEK. Jadi cuma sebagian dari komplek area kosan gue yang mati lampu. Dan yang lebih suenya, gedung kosan gue yang dimatiin lampunya. Sedih memang, yang hanya bisa gue lakuin adalah meratapi nasib tugas gue dan nasib mengapa gue masih jomblo sampai detik ini.

Youtube Music

Youtube.....

Ngomongin tentang "tabung kamu", ga ada salahnya ngomongin tentang video - video yang enak buat ditonton. Terlebih lagi, jaman sekarang yang merupakan sebagai jaman ajang eksistensi, promosi serta reinkarnasi, youtube dijadiin media buat memperkenalkan diri kita ke khalayak ramai. Banyak orang yang kepengen nunjukkin bakatnya ke orang - orang, salah satu bakat itu adalah nyanyi.

Kalo zaman baheula, orang - orang yang punya bakat nyanyi itu harus susah payah memperkenalkan dirinya ke masyarakat. Mereka harus melewati lembah, mengarungi samudra, meloncati kawah magma hanya untuk tampil di kondangan - kondangan acara sunatan, kawinan, 17 agustusan. Di jaman serba gampang ini, mereka - mereka yang punya bakat nyanyi dengan gampangnya ngenalin diri mereka ke seluruh kolong dunia.

Disini gue mau merekomendasikan beberapa artis youtube yang keren untuk diliat bakat nyanyinya. 

1. Pentatonix

Kelompok Acapella asal Amerika ini sering banget nge-cover lagu - lagu yang lagi nge-hits di belahan seantero dunia. Pentolan dari grup Acapella ini adalah Scott, Mitch, Kirstin, Avi, dan Kevin. Pokoknya grup ini ngingetin gue sama grup Nasyid gue waktu jaman SMA!



2. Boyce Avenue

Siapa yang ga kenal sama Boyce Avenue? Grup band yang digawangi oleh Manzano bersaudara ini paling banyak diminati oleh orang - orang di dunia maya. Mereka sering banget nge-cover lagu - lagu jadi lebih asik buat di denger. Lagu coveran-nya pokoknya enak banget buat dijadiin obat tidur, obat semangat, dan obat penghilang duka gegara abis ditolak gebetan.



3. Jannina W.

Si pemudi cantik asal Thailand ini mulai merambah dunia Youtube baru - baru ini. Mungkin lagu yang di-cover ga sebanyak dari grup - grup yang udah gue sebutin sebelumnya. Gue seneng gara - gara gue bakal adem kalo ngedenger suaranya. Ga cuma itu, gue juga bakal adem ngeliat mukanya.



4. Walk of the Earth

Pernah ngeliat 5 orang mainin satu gitar? Kalo lo mau liat, Walk of the Earth solusinya. Grup paling kacao mainin segala alat musik buat nge-cover suatu lagu. Gue paling demen kalo ngeliat orang brewokan mirip Limbat udah niup terompet.



5. ERB

Epic Rap Battle of Historyyyyyyy.... Dua orang di belakang layar, nicepeter sama epiclloyd berhasil menghipnotis jagat dunia maya sama ide - ide pecah dari mereka. Gimana ga pecah, mereka berhasil ngidupin lagi legenda - legenda, tokoh fiktif, bintang yang lagi nge-hits untuk diadu kemampuannya tapi ngadunya make nyanyi RAP. Beehh, gokil abieeeessss.


Sebenernya masih banyak lagi yang bagus - bagus, karena kelima diatas yang paling gue suka jadinya yang gue posting ya yang diatas. Mungkin temen - temen bisa nambahin siapa - siapa aja yang keren nyanyinya di yutub dengan komen dibawah yaaah.

So Close

Impian begitu dekat untuk terjadi
Keberagaman kemungkinan dapat membuat menjadi tak pasti
Ketika ku mencoba untuk mendekati
Tentunya, dengan berusaha setengah mati

Berharap berakhir sesuai dengan kepuasaan hati
Namun, ketika sudah begitu dekat dengan mimpi
Tuhan berkata tidak untuk ini
Bergetarlah hebat sesuatu pada nadi

Ketika semuanya sudah begitu dekat
Kau mengguncangku dengan hebat
Meninggalkanku dalam mimpi yang sekelebat
Mengubur impian di dalam lubuk hasrat

Mencoba merenung dalam sakit
Menahan kelu kekecawaan sampai kulit
Suatu saat, satu harapan tiba-tiba terbesit
Mencoba bermimpi kembali lalu bangkit

Ada banyak cerita mengenai puisi ini. Banyak orang yang bermimpi namun tidak sesuai ekspektasi. Tapi ada satu yang Tuhan pastikan. Sesungguhnya setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Allah berjanji dalam firman-Nya di dalam Al - Quran. Aku percaya dan kita pasti percaya, dibalik hilangnya sesuatu yang diharapkan pasti akan muncul kesempatan - kesempatan yang kita butuhkan di kemudian hari. Camkan itu!

Ojek Jual Mahal


Cerita bermula ketika gue baru balik dari suatu daerah, Pejompongan lebih tepatnya. Biasalah ya, sekitaran jam 6 sore menjelang waktu maghrib, mobil motor sudah mulai menyelimuti jalanan petang hari. Orang - orang pada hilir mudik, entah itu yang abis pulang kerja, pulang nyangkul, berangkat mau cari nafkah karena kedapetan shift malem, termasuk para pembegal. Standar lah buat ukuran Jakarta dimana jam segitu orang - orang berada di luar rumah.

Kelar semua keperluan gue di pejompongan, lanjutlah gue buat nyari jalan balik ke rumah. Gue sebagai anak Tangerang yang kalo kemana - mana make KRL, tentunya sangat ga ngerti naek transportasi selain KRL kalo udah maen ke Jakarta. Lantas gue langsung menghampiri mas - mas satpam yang ada di gerbang komplek LAN.

Gue : Pak, numpang nanya nih.
Mz Satpam : Iya, boleh dek. Nanya apa nih? Tapi jangan nanya jodoh kamu dimana ya. Sumpah saya gatau, dek.
Gue dalem hati : (Kampret nih bapak.....) 
Gue : Pak, kalo dari sini ke Slipi naek angkutan apa yah.
Mz Satpam : Jadi gini kamu dari sini naek bla bla bla bla bleb mmmm blala turun di jembatan bleb mblem cekuik bla bla lanjut lagi deh tuh naek bla bla bla bla bleb mmmm blala nah sampe dah tuh di bleb mblem cekuik bla bla.
Gue hanya bisa cengok
Mz Satpam : Kalo mau gampang sih mending mas ke depan terus naik ojek deh.
Gue : Jadi bisa naek ojek pak? (ngapa ga bilang dari tadi pak'e<---ngomong dalem ati). Berapa yak pak kira2?
Mz Satpam : Bisa mas. Buat harganya sih silahkan dinegosiasikan dengan kang ojek bersangkutan.
Gue : Makasi pak. Sambil ngasih salam hormat.

Kemudian, jalanlah gue ke depanan sikit. Eh apa yang gue harapkan ternyata terjadi. Sekumpulan kang ojek sedang lagi ngobrol2 asoy. Langsung aja deh gue samperin ke salah satu nominasi kang ojek yang akan gue naeki.

Gue : Bang, Slipi.
Kang Ojek : Nyoook. (Sambil make helm buat cusss)
Gue : Eiitttss, entar dulu bang. Berapa dulu nih buat ke Slipi?
Kang Ojek : 15 rebuuu
Gue : Ebuseeettt, biasanya juga 10 rebu bang *sotoy* (padahal gue gatau harga biasanya). Yah, bang. 10 aja yak bang. Ga ada lagi nih duit saya. Saya cuma mau ke halte Slipi doang nih. (Sambil nyodorin duit gocengan 2 lembar)
Kang Ojek : Ga bisa dek, lagi macet nih jalanan ke Slipi. 15 hayoook deh. (Sambil nyopot helm)
Gue : Yah bang. Saya tambah deh ini 2000-an. Pas dah tuh. Saya senang, abang senang, dan Pak Satpam pun akan senang. Gimana bang?
Kang Ojek : Tambah lagi deh dek 3000 biar pas jadi 15 rebu. (Masang helm ke kepalanya lagi)
Gue : Yaudah, saya tambah seribu deh bang. (Sambil nyodorin duit gopekan 2 biji). Penghabisan nih bang, duit saya tinggal segini.
Kang Ojek : Yah dek, 15 rebu udah paling pas tuh. Coba deh tanya aja ke ojek yang lain. (Sambil nunjuk ke ojek lain dibarengin nyopot helm kembali)
Gue : Jadi, ga bisa nih bang. Yaudah deh. Saya ga jadi ngojek.

Gue kemudian jalan agak ke depanan. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Kang ojek dari arah lain yang sedang jalan nawarin ojek ke gue. Cuma sekali nawar ternyata berhasilah bapak ojek mau nganterin gue dengan 12 ribu. Pas gue mau naik ojek, kang ojek yang pertama nyamperin gue. Berhubung gue udah dapet ojek baru, alhasil dia ga jadi nawarin gue dan langsung balik puter arah kembali ke sarangnya.

Sejujurnya, ini bukan tentang kepelitan gue yang ga mau bayar lebih buat kang ojek. Tapi ini tentang harga diri gue sebagai penawar, coy. Karena gue pikir akang ojek terlalu jual mahal ketika gue nawar. Padahal disana gue udah menerapkan prinsip win win solution. Tapi gegara abangnya yang terlalu jual mahal, akhirnya gue ga jadi ngojek ke dia. Padahal kan ini yang butuh bukan cuma gue doang.


Sebenernya kasus gue bisa diaplikasikan nih buat para cowo/cewe yang ketemu sama gebetan/pacar yang sok jual mahal. Satu hal yang jangan lo lakuin. Ngemis. Kadang, ketika lo jatuh cinta, lo ga akan mengakui dan meyadari kalo lo sedang ngemis - ngemis akan cintanya. Wake up, guys. Diri lo bisa dapetin yang jauh lebih baik daripada sekedar ngemis akan cinta yang belum tentu bisa memberikan apa yg lo harapkan. Cinta itu kebutuhan semua orang. Maka carilah cinta yang win win solution, cinta yang bisa menyenangkan kedua belah pihak. Ga cuma satu doang!